Sakit Tenggorokan – Penyebab dan Cara Pengobatannya

Ditinjau Oleh: dr. Andrew Halim, Sp. T.H.T.K.L, FICS

sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan bisa terjadi pada siapa pun, entah kepada anak-anak maupun dewasa. Ada baiknya Anda mengetahui bagaimana cara menghilangkannya. Apakah sakit tenggorokannya karena sakit corona? Kita perlu kenali dulu faktor resikonya, penyebabnya, dan pencegahannya. Sehingga di kemudian hari, Anda dapat bisa terhindar.

Sakit tenggorokan adalah rasa sakit, nyeri, tidak nyaman, gatal, kering yang timbul pada tenggorokan yang menyebabkan sakit saat menelan. Penyebabnya paling sering terjadi karena adanya infeksi virus, infeksi bateri, seperti flu, pilek. Virus SARS-CoV-2 juga dapat menjadi penyebabnya.

Faktor resiko

Walaupun siapa pun bisa saja mengalami sakit tenggorokan, ada faktor-faktor penyebab seseorang lebih rentang mengalami penyakit ini. Di antaranya:

– Faktor usia. Anak berusia 3 – 15 tahun yang terkena infeksi bakteri
– Faktor asap rokok. Perokok atau orang terkena asap rokok.
– Faktor alergi. Penderita yang alergi terhadap debu atau bulu hewan peliharaan.
– Faktor imun tubuh yang lemah.

Penyebab Sakit Tenggorokan

Penyebab Nyeri Tenggorokan

Pada umumnya nyeri tenggorokan disebabkan oleh adanya infeksi virus penyebab pilek. Diantara virus yang sering kali menimbulkan sakit ini antara lain seperti virus cacar air, virus influenza, virus campak, dan mononukleosis hingga yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Sedangkan penyebab yang jarang terjadi antara lain:

– Udara kering
– Alergi pada serbuk sari
– Penyakit asam lambung (GERD)
– Otot tegang akibat berteriak lama
– Penyakit kanker pada tenggorokan dan lidah

Sakit tenggorokan juga pada beberapa kasus dapat menjadi tanda dari penyakit yang lebih serius, di antaranya:

– Pembengkakan bernanah yang terjadi pada langit-langit tenggorokan dan bagian belakang amandel (Abses peritonsil)
– Infeksi virus Epstein Barr yang dapat dikenali melalui pembesaran yang terjadi pada kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, dan demam (Infeksi mononukleosis).
– Peradangan pada epiglottis atau katup yang memisahkan saluran pernapasan dengan saluran pencernaan (Epiglotitis)
– Infeksi virus COVID-19 yang menyerang saluran pernapasan dan menimbulkan gejala yang beragam, termasuk flu, nyeri  tenggorokan, demam, batuk, dan sesak napas

Gejala Sakit

Saat mengalami nyeri tenggorokan, seseorang dapat mengalami keluhan-keluhan seperti:

– Tidak nyaman atau nyeri pada tenggorokan
– Sakit saat menelan
– Radang tenggorokan
– Rasa terbakar
– Suara menjadi serak

Sedangkan gejala yang mengindikasikan terjadinya infeksi di antaranya:

– Bersin
– Batuk
– Hidung beringus
– Mual
– Kelelahan
– Demam
– Tenggorokan kering
– Nyeri pada otot

Cara Mengobati Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan pada umumnya bisa sembuh dalam waktu satu minggu. Namun, jika gejala masih dirasakan lebih dari satu minggu, sebaiknya segera menghubungi dokter untuk mendapatkan tindakan yang tepat. Biasanya dokter akan memberikan obat paracetamol atau memberi resep antibiotik jika sakitnya disebabkan oleh infeksi bakteri.

Anda juga dapat melakukan beberapa cara untuk meringankan gejalanya:

– Berkumur dengan air garam
– Banyak minum air putih
– Konsumsi makanan hangat dan lunak

Baca juga : Sakit tenggorokan apa termasuk dalam gejala COVID-19

  •  
  •  
  •  
  •  

Bagikan artikel ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email